Sejarah PB

Prakarsa Borneo adalah organisasi non-pemerintah yang didirikan pada tanggal 27 Desember 2011 sebagai pusat studi hukum, lingkungan, dan tata kelola. Organisasi ini memiliki dewan pemerintahan dan keanggotaan yang sebagian besar terdiri dari dosen dari universitas utama Kalimantan Timur, yaitu Universitas Mulawarman (Samarinda), Universitas Balikpapan, dan Institut Islam Negeri di Samarinda.

Untuk sebagian besar, anggota Prakarsa Borneo memiliki latar belakang di bidang hukum, studi lingkungan, dan ilmu sosial. Seringkali dalam kombinasi bidang-bidang ini. Visi dan misi organisasi adalah untuk mempromosikan sistem hukum yang adil dan berkelanjutan dalam pengelolaan lingkungan dan sumber daya alam, yang menghormati dan menghargai hak asasi manusia dan kesejahteraan masyarakat di masa kini dan masa depan.

Membuat undang-undang, lingkungan, dan tata kelola mengeluarkan fokus advokasi telah mendorong Prakarsa Borneo untuk terlibat dalam berbagai kegiatan yang relevan seperti penelitian di bidang pertambangan batu bara, perkebunan kelapa sawit, masalah kehutanan dan hubungan masyarakat adat dengan lingkungan mereka.

Berdasarkan kapasitas dan keterampilan anggota Prakarsa Borneo dalam undang-undang, organisasi tersebut juga mendukung pemerintah daerah (di tingkat provinsi dan juga di kabupaten dan kota) untuk mengembangkan makalah akademis yang diperlukan sebagai bagian dari undang-undang baru dan dengan menyusun rancangan lokal baru peraturan. Lebih dari itu, organisasi tersebut memberikan nasihat hukum kepada pemerintah daerah, baru-baru ini kepada pemerintah kabupaten Penajam Paser Utara dan kepada pemerintah provinsi Kalimantan Timur.